Tampilkan postingan dengan label save gaza. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label save gaza. Tampilkan semua postingan

Israel Ternyata Masih Larang Masuknya Bahan Bangunan ke Gaza

Admins     17.30  No comments
ISRAEL belum mengizinkan masuknya bahan bangunan ke Jalur Gaza yang diblokade, sebagaimana yang disepakati dalam Mesir kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Mesir untuk mengakhiri 51-hari serangan Israel di Jalur Gaza, kata kepala Sindikasi Kontraktor Gaza, Kamis kemarin (28/8/2014).

“Sejauh ini, tidak ada yang baru dalam hal memungkinkan bahan bangunan ke Gaza melalui penyeberangan perbatasan Kerem Shalom dengan Israel,” kata Nabil Abu Meelaq kepada Anadolu Agency.

“Jalur Gaza masih menunggu keputusan Israel atau internasional untuk memungkinkan transfer bahan bangunan ke Gaza,” ujarnya.

Kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada hari Selasa lalu, mengakhiri 51 hari serangan Israel di Jalur Gaza yang telah menewaskan 2.145 warga Palestina dan lebih dari 11.000 terluka – sebagian besar dari mereka warga sipil.

Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, semua penyeberangan perbatasan antara Israel dan Gaza harus dibuka untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan dan bahan bangunan masuk ke dalam Jalur Gaza.

Sejak tahun 2007, Gaza menderita di bawah blokade Israel yang telah merampas kebutuhan warga Gaza yang paling mendasar.

Israel secara rutin melarang masuknya bahan bangunan ke Gaza dengan alasan bahwa faksi perlawanan Palestina Hamas bisa menggunakannya untuk membangun terowongan bawah tanah atau benteng.[fq/islampos/anadolu]

HAMAS: Tentara Israel yang Tewas dalam Perang di Gaza Lebih dari 1.000 Orang

Admins     10.00  No comments
Pejabat Hamas menyatakan bahwa para pemimpin Zionis menyembunyikan angka yang sebenarnya tentang tentara dan perwiranya yang tewas dan terluka selama perang.

“Sumber kami menunjukkan bahwa jumlah perwira dan tentara (Zionis) yang tewas lebih dari 1.000 orang dan yang terluka melebihi 2.000 orang,” katanya seperti dilansir The Palestinian Information Center, Kamis (28/7/2014).

Anggota biro politik Hamas Muhammad Nazzal mengatakan bahwa ada beberapa tawanan Zionis di dalam penjara Palestina di Jalur Gaza. Gerakan Perlawanan Palestina siap untuk melakukan pembicaraan tentang para tawanan Zionis tersebut.

Dalam pernyataan pers, Rabu (27/8), Nazzal menegaskan bahwa Gerakan Perlawanan Palestina (Hamas) bersedia untuk membahas isu tahanan Zionis, tapi pembicaraan itu harus dipisahkan dari kesepakatan gencatan senjata dengan penjajah itu baru-baru ini.

Nazzal menekankan apa yang dia sebut sebagai pencapaian strategis yang telah dilakukan Gerakan Perlawanan Palestina di Gaza. Dia juga menyatakan keyakinannya bahwa Gerakan Perlawanan Palestina mampu menghapus teori tentang tentara Zionis yang tak terkalahkan. (ameera/arrahmah.com/salam-online)

"INI KEMENANGAN GAZA!"

Admins     11.00  No comments
Gaza - Ribuan warga Palestina turun ke jalan-jalan di Gaza untuk merayakan tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Kelompok Hamas menyebut gencatan senjata ini sebagai kemenangan untuk perlawanan rakyat Palestina.

“Hari ini kita mengumumkan kemenangan atas perlawanan, hari ini kita mengumumkan kemenangan Gaza,” tegas juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (27/8/2014).

Ketentuan dalam gencatan senjata yang dimediasi Mesir ini, mencakup penghentian kekerasan di Gaza untuk waktu yang tidak terbatas, dan segera dibukanya perlintasan Gaza dengan Israel dan Mesir yang selama ini diblokade. Israel juga menuntut jaminan dihentikannya penyelundupan senjata ke Gaza.

Presiden Palestina Mahmud Abbas menyatakan, kesepakatan gencatan senjata ini harus dipandang sebagai satu langkah maju dalam proses perdamaian.

“Saya ingin mengumumkan bahwa Otoritas Palestina menerima usulan Mesir untuk menyetujui gencatan senjata permanen di Gaza, dan kami harap ini akan menjadi awal dari penghentian penderitaan rakyat kami dan memungkinkan masuknya bantuan yang sangat diperlukan,” tandas Abbas.

Sementara pemerintah Israel menyampaikan harapan agar gencatan senjata ini bisa terus bertahan.
“Saya pikir, pertama-tama mari kita berharap agar gencatan senjata ini terus berlangsung… kita telah melakukan serangkaian gencatan senjata yang sayangnya, dilanggar oleh Hamas dan kami harap ini akan bertahan — itu baik untuk rakyat Gaza dan baik untuk rakyat Israel,” cetus Mark Regev, juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. [yq/knrp/detik]

Hamas: Walaupun Telah Menang, Penguatan Persenjataan Terus Dilakukan

Admins     09.07  No comments
Gaza. Pemimpin elit gerakan perlawanan Islam (Harakah Muqawamah Islamiyah/Hamas), Mahmoud Al-Zahar, menyampaikan pesan kepada rakyat Palestina yang masih menjadi tahanan di Israel, bahwa gerakan perlawanan tidak melupakan mereka. Menurutnya, kebebasan mereka semakin dekat waktunya.

Pernyataan itu disampaikannya di depan ribuan warga Gaza yang berkumpul untuk merayakan kemenangan Palestina menyusul dicapainya tuntutan-tuntutan Palestina dalam perundingan Mesir, Selasa (26/8/2014) petang kemarin. Dalam kesempatan itu, Al-Zahar juga mengatakan, “Rakyat Palestina akan membangun pelabuhan dan bandara udara tanpa perlu mendapat izin dari siapa pun. Siapa saja yang menyerang pelabuhan kita, maka kita akan menyerang pelabuhannya. Siapa saja yang menyerang bandara udara kita, maka kita pun akan menyerang bandara udaranya.”

Al-Zahar pun berjanji tidak akan tertipu dengan kesepakatan Israel, “Kami akan tetap melanjutkan langkah mempersenjatai diri, mengembangkan kemampuan tempur, dan program-program perlawanan dan kesatuan yang lain. Masa depan adalah milik kita, bukan milik penjajah.”

Tentang program jangka pendek pasca dicapainya kesepakatan dalam perundingan kemarin, Al-Zahar mengatakan, “Kita punya dua target. Pertama, kita akan bangun semua rumah yang dihancurkan penjajah Israel dalam perang kemarin. Kedua, kita akan perkuat slogan kita seperti yang dikatakan oleh Rasulullah ‘Mulai sekarang kitalah yang akan menyerang mereka di wilayah mereka. Musuh tidak akan datang ke sini untuk menyerang.’”

Sementara itu, pemimpin Hamas sekaligus ketua lembaga legislatif, Ahmad Bahar, mengatakan, “Hari ini kita merayakan kemenangan atas para penjajah. Kemenangan dalam perang penuh kepahlawanan. Sejak 60 tahun yang lalu, baru kali ini para penjajah menghadapi kesulitan seperti saat ini.” (msa/dakwatuna/islammemo)

Redaktur: Sofwan

Israel Takluk...!!!

Admins     07.57  No comments
Kebahagiaan itu bukan lah ketika kita bisa hidup dengan mewah, makan sekenyang perut, santap apa yang diinginkan kapan mau, kemana-mana dengan kendaraan mengkilat dengan harga selangit, tapi kepala tertunduk tanpa harga diri, kehormatan diinjak tanpa nilai, tidak punya hak mengatur diri sendiri, semuanya atas dikte orang lain. Sadar atau tidak.

Tapi kebahagiaan itu adalah ketika musuh tidak berkutik di depan kita, tunduk mengikuti persyaratan kita, mengemis mengikuti apa yang kita maui, walaupun darah berkucuran di tubuh, ribuan harus syahid sebagai korban, puluhan ribu luka dan cacat kena serangan, dan makan seadanya.

Betapapun darah mengalir, namun pekikan takbir "Allahu akbar" membahana di seantero bumi Gaza tanda kemenangan, seiring dengan pengakuan kalah dan dihentikannya perang dari pihak zionis israel yahudi laknatullah dua jam yang lalu (26/8/2014).

Lebih dari itu, semua persyaratan dan tuntutan Hamas terpaksa dipenuhi israel. Di antaranya akan dibuka kembali bandara dan pelabuhan kapal di Gaza.

Ya Allah, berderai air mata kebahagiaan menyertai kegembiraan mereka, walau jasad dipisahkan jarak ratusan kilo tapi hati ikut kebahagiaan di sana.

Selamat untuk rakyat Gaza.
Selamat untuk Hamas.
Selamat untuk Kataib al Qassam.
Selamat untuk Saraya al Quds.
Selamat untuk Jihad Islamy.

Kesempatan yang akan datang kita sama-sama shalat di al Aqsha, insyaallah.

Allahu akbar !!!

Bertakbirlah....!!!! Ikut bergembira dengan kemenangan saudara kita di Gaza. Kemenangan mereka adalah kemenangan kita juga, sekalipun orang-orang munafik merasa geram.

الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد

(Zulfi Akmal, Kairo)

Unjuk Rasa di Jerman Berlanjut Kecam Agresi Zionis ke Gaza

Admins     15.17  No comments
Sejumlah aksi solidaritas untuk rakyat Palestina di gelar di Jerman, sebagaian bagian dari rangkaian aksi solidaritas di Eropa yang mengecam agresi Zionis ke Jalur Gaza. Aksi-aksi tersebut terselenggara atas seruan Komite Eropa untuk Pembebasan Blokade Gaza selama hari Jum’at, Sabtu dan Ahad.

Pada hari Jum’at (22/8) aksi solidaritas yang dilakukan sejumlah organisasi dan lembaga di Berlin digelar di depan kemenlu Jerman. Para demonstran wanita dan anak-anak membawa mainan mereka yang dilumuri warga merah, menggambar tentang anak-anak Palestina yang menjadi korban pembantaian di Jalur Gaza oleh agresi penjajah Zionis yang sudah berlangsung sejak lebih dari lima pekan lalu.

Anak-anak menyerahkan surat kepada kemenlu Jerman meminta agar dihentikan ekspor senajta Jerman ke penjajah Zionis dan mengembail sikap jelas untuk menghentikan serangan terhadap anak-anak dan kaum wanita yang terisolasi di Gaza. Mereka membentangkan sepanduk “Hentikan Pembantaian di Gaza”. Aksi ini berpawai mengelilingi jalan-jalan ibukota sambul mengecam agresi dzalim terhadap Jalur Gaza.

Sementara itu aksi serupa juga digelar di kota Coln di barat Jerman. Para demonstran membawa simbol-simbol yang menggambarkan korban agresi ke Gaza, mereka mengingatkan akan korban perang dunia pertama dan kedua. Mereka menegaskan bahwa bom yang dijatuhkan militer Zionis ke Jalur Gaza setara dengan tiga bom atom. Mereka meminta agar agresi ke Gaza segera dihentikan dan memutus hubungan ekonomi dengan penjajah Zionis.

Sementara itu pada hari Sabtu (23/8) digelar aksi di kota lain. Mereka menyerukan penghentikan perang ke Jalur Gaza dan meminta pembebasan blokade yang sudah berlangsung lebih 8 tahun. Mereka menegaskan hak warga Gaza untuk menggunakan kawasan darat, laut dan udaranya di Jalur Gaza. Para demonstran meminta pemerintah Jerman mengambil langkah untuk perdamaian di Gaza.

Di kota lain sejumlah lembaga dan kelompok masyarakat melakukan aksi serupa dan menyerukan pemberian bantuan medis dan kemanusiaan segera ke Jalur Gaza.

Sumber: infopalestina

Telah Mengudara Radio Suara Palestina Berbahasa Indonesia Langsung Dari Gaza

Admins     08.13  No comments
Serangan militer Israel ke wilayah Gaza Palestina sampai saat ini masih belum berakhir. Jumlah korban tewas dari masyarakat Palestina sudah menembus angka 2 ribu orang.

Untuk lebih menyebarluaskan informasi sebenarnya tentang situasi terkini di sana, warga Gaza meluncurkan radio streaming. Uniknya, radio ini disiarkan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia.

Kepala Darul Quran (Daqu) Indonesia di Gaza, Abdillah Onim mengatakan radio bernama Radio Suara Palestina itu menyuguhkan berita utama tentang kondisi terkini di Palestina, khususnya di Gaza.

"Radio berbahasa Indonesia berhasil diluncurkan di Gaza dan disiarkan langsung ke Indonesia. Tentu menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Arab," ujar Onim seperti diberitakan detik.

Onim mengatakan radio tersebut masih berbentuk streaming, dan dapat diakses di http://suarapal.net.

Sampai Ahad kemarin (24/8/2014), agresi Israel ke wilayah Gaza sudah memasuki hari ke 49. Hingga kini, Onim mengatakan, Israel masih membombardir seluruh wilayah Gaza. Total korban tewas dari pihak Palestina sudah mencapai 2.103 orang yang didominasi wanita dan anak-anak. Sementara korban luka sudah mencapai 10.660 orang.

Konser Amal Peduli Pendidikan Palestina

Admins     14.30  No comments

Tiga Komandan Gugus Tempur HAMAS menemui syahid dirudal 1 ton bom Israel

Admins     11.30  No comments
Tiga Komandan Gugus Tempur HAMAS menemui syahid dirudal 1 ton bom Israel dari udara. Namun jika kita ingat sejarah, pada perang Mu'tah, umat Islam kehilangan 3 komandan tempur (Zain, Ja'far, Ibn Rawahah). Tapi setelah itu, muncul Khalid bin Walid, Singa Allah.

Sebagaimana diberitakan inilah, serangan udara Israel ke Jalur Gaza membuat syahid tiga petinggi militer Hamas. Ketiganya adalah Mohammed Abu Shamala, Mohammed Barhoum dan Raed al-Attar. Mereka syahid dalam serangan di selatan Rafah. Sedang Muhammad Dhaif, panglima sekaligus master strategi perang Brigade Al-Qassam, selamat.
Petugas penyelamat Palestina mengatakan tiga korban lainnya adalah penduduk sipil.

Sebelumnya, serangan udara Israel menewaskan istri dan putra Mohammed Deif, master strategi perang Al-Qassam. Hamas mengatakan Deif tidak berada di rumah itu saat serangan terjadi.

PM Benjamin Netanyahu mengatakan serangan ke Gaza belum akan berakhir, setidaknya sampai Deif dinyatakan tewas. Deif adalah musuh nomor satu militer Israel. Ia diburu sejak 1999.

Tiga petinggi militer yang tewas adalah perwira peralaksana operasi. Mereka membangun terowongan, mengorganisir pergerakan pasukan, serta merencanakan serangan.

Al-Attar diidentifikasi sebagai penculik Gilad Shalit, serdadu Israel yang ditukar dengan seribu tahanan Palestina tahun 2011. Shamala bartanggung jawab menahan Shalit, memindahkannya dari satu ke lain lokasi, untuk menghinari pembunuhan oleh pasukan Israel.

Israel menerapkan Protokol Hannibal, yaitu membunuh serdadu yang tertangkap lawan agar Hamas tidak bisa melakukan pertukaran dengan ratusan atau ribuan pejuang yang ditahan.

Kesopanan HAMAS Dalam Peperangan Dengan Israel

Admins     10.30  No comments
HAMAS itu terlalu sopan. Perang aja masih pake pemberitahuan untuk warga sipil agar tidak berada di kerumunan dan menghindari Bandara Ben Gurion yang akan menjadi target. Hingga bandara kosong melompong. Padahal balas saja perilaku Israel yang main bom. Tidak peduli anak kecil, wanita, tua renta, semua dibabat habis-habisan.

Tapi itulah akhlak pasukan yang diprediksi baginda Nabi.

Sebagaimana dipublikasikan berbagai media, sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin Al Qassam dalam rilis resminya  mengeluarkan pernyataan sikap setelah perang 45 hari dengan Zionis Israel pada hari Rabu (20/8/2014).

Dalam pernyataannya, Al Qassam meminta kepada rakyat sipil Israel agar menghindar dari zona serangan militer Hamas dan juga mengingatkan agar Bandara Ben Gurion di Tel Aviv tak melakukan aktivitas penerbangan mulai hari Kamis (21/8/2014).

Berikut rilis resmi Al Qassam:

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang

“Dan sungguh orang yang membela diri setelah dizhalimi, maka tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka. Sesungguhnya kesalahan hanya ada pada orang-orang yang berbuat zhalim kepada manusia dan melampaui batas di bumi tanpa mengindahkan kebenaran. Mereka itu mendapatkan siksaan yang pedih”. (QS Asy Syuura: 41 – 42)

Wahai putra-putra bangsa kami yang terus berjuang dengan gigih…. Wahai umat kami…. Wahai dunia seluruhnya…!!!

Zionis Israel telah berbohong dan berkhianat. Dan khianat serta menipu itu telah menjadi watak asli penciptaan mereka. Mereka kemarin (selasa sore) telah melanggar gencatan senjata dan melakukan tindakan kejahatan perang yang sangat kejam melalui serangkaian serangan udara dan pengeboman secara membabi-buta. Yang paling jelas sekali kemaren adalah pengeboman (serangan udara) terhadap rumah keluarga Daloo di distrik Syeikh Ridwan dengan beberapa rudal yang penuh kebencian dan pengkhianatan. Dan para petinggi tentara zionis Israel menanti dengan penuh harap, dibalik meja dan layar-layar televisi, bersamaan dengan para intelejen dan spionase mereka, yang menjanjikan bahwa sebentar lagi mereka akan berpesta-pora.

Maka pertama-tama kami tegaskan kepada musuh kami zionis Israel:

Kalian telah tertipu dan harapan kalian telah kandas. Telah berulang-ulang kali kalian membuktikan bahwa kalian hanyalah kumpulan orang-orang yang gagal. Setelah 45 hari berperang, kalian dengan segala keahlian intelejen dan peralatan tempur kalian, ternyata segala kehebatan kalian hanyalah membunuh wanita dan anak-anak. Sungguh kalian telah sangat gagal dan sangat tidak sanggup mencari Panglima kami Abu Khalid Muhammad Dhaif, dengan izin Allah.

Abu Khalid yang telah membuat kegagalan kalian dalam jangka waktu lebih dari 25 tahun, tampak jelas bagaikan terangnya matahari di tengah siang. Abu Khalid yang telah berjuang semenjak intifadhah pertama, dan terus kalian cari/buru bertahun-tahun lamanya, dia terus menjadi saksi kegagalan dan ketidakberdayaan kalian. Sebenarnya kalian wahai zionis Israel hanyalah dongeng besar. Apakah Abu Khalid Muhammad Dhaif atau panglima-panglima Hamas yang lain berada di rumah Alu Lauh hari ini? Ataukah di sebuah kedai di distrik Zaitun?

Abu Khalid yang telah berjuang sejak mulai dengan batu dahulu, kemudian beralih ke senapan. Lalu berpindah ke bom syahid, sampai ke roket-roket Brigade Al Qassam yang memenuhi seantero negeri kami tercinta yang terjajah ini, di bawah kepemimpinannya, telah menghalau kalian lari ke bungker-bungker penyelamatan kalian bagaikan tikus-tikus yang ketakutan. Dan Brigade Al Qassam berjanji kepada kalian, bahwa Muhammad Dhaif, dengan izin Allah, akan menjadi panglima tertinggi seluruh pasukan Islam yang akan memasuki halaman dan memerdekakan Masjidil Aqsa. Hingga kami sucikan seluruh negeri kami dari najis penjajah yang terakhir.

Maka ketahuilah wahai penjajah Israel, bahwa Abu Khalid Muhammad Dhaif, dan seluruh pasukan yang di belakangnya, dan seluruh pejuang palestina, mereka semua adalah taqdir Allah kepada kalian, dimana Allah telah memberitahukan bahwa Dia akan mengutus orang-orang yang akan menimpakan adzab yang seburuk-buruknya kepada kalian (kaum yahudi) sampai datang hari kiamat.

Wahai bangsa kami, wahai umat kami, wahai dunia sekalian….!!!

Tindakan kekejaman zionis yang telah mereka lakukan kemaren dengan menembakkan rudal-rudal mereka untuk menghalalkan penjajahan dan mengkhianati gencatan senjata, dan mereka mengira akan mendapatkan buruan yang mahal/berharga, sebagai bentuk kemenangan mereka di akhir pertempuran, tindakan itu bersamaan dengan “tarian para syetan” yang mereka sebut dengan perundingan damai di Cairo. Sedangkan kami semenjak awal telah menetapkan sikap kami dengan jelas. Dan kami sangat percaya perundingan tersebut tak akan memberikan sedikitpun harapan bangsa kami, seimbang dengan segala pengorbanan bangsa dan keluarga kami. Namun begitu, kami tetap berikan peluang kepada para pemimpin kami untuk berunding melebihi waktu yang seharusnya dibutuhkan, karena kami ingin menghentikan segala bentuk penjajahan dan dicabutnya seluruh blokade terhadap Gaza dan dikembalikan segala pembangunan/perbaikan.

Setelah sekian pekan yang panjang ini dari perundingan yang tak berarti, dan setelah kejahatan perang zionis Israel, maka kami nyatakan bahwa inisiatif perundingan ini telah lahir dalam keadaan mati. Dan hari ini kami kuburkan bersamaan dengan kami menguburkan Asy Syahid Ali Muhammad Dhaif. Oleh karena itu, kepada delegasi palestina untuk perundingan damai, segera mundur saat ini juga, tinggalkan Kairo dan tidak ada kata kembali lagi. Tidak ada kata kembali lagi untuk jalur ini setelah hari ini. Apapun bentuk upaya yang seperti ini maka tidak lagi mengikat kami, sama sekali. Dan kami pastikan bahwa musuh kami zionis Israel telah menyia-nyiakan peluang emas untuk mendapatkan kesepakatan damai permanen, dengan standar tuntutan terendah kami dari yang seharusnya mereka bayar hari ini setelah segala kejahatan mereka.

Atas kejahatan perang mereka, dan setelah kami berikan peluang waktu yang sangat cukup bahkan lebih untuk berunding, dan setelah gagalnya seluruh peralatan zionis Israel dan pasukannya untuk membunuh Panglima tertinggi Brigade Izzuddin Al Qassam, maka kami mengumumkan hal-hal berikut:

1. Kami peringatkan seluruh maskapai penerbangan dunia agar tidak mendarat ke bandara Internasional Ben Gurion (di Israel), dan segera menghentikan seluruh penerbang ke dan dari bandara tersebut, terhitung sejak jam 06.00 pagi waktu Israel hari kamis tanggal 21 Agustus 2014.

2. Dilarang berkumpulnya masyarakat banyak dari warga zionis Israel di wilayah-wilayah yang dapat dicapai oleh roket-roket Brigade Al Qassam, khususnya massa di lapang-lapangan sepak bola dan sejenisnya pada tempat-tempat terbuka.

3. Dilarang bagi penduduk zionis yang berada di sekitar Gaza dan kota-kota terdekat untuk kembali ke rumah-rumah mereka. Akan tetapi tetaplah berada di dalam bungker dan tempat persembunyian yang aman.

4. Seluruh poin di atas terus berlaku sampai ada pengumuman resmi dari panglima Brigade Izzuddin Al Qassam. Semua harus waspada terhadap pernyataan-pernyataan atau janji-janji zionis yang tidak bertanggung jawab, yang tidak peduli dengan kemaslahatan mereka (para penduduk).

5. Kepada penjajah dan dunia seluruhnya agar tahu apa sebenarnya yang menjadi tuntutan bangsa kami. Seluruh permintaan kami hanyalah, musuh penjajah harus segera enyah dari makanan kami, dari susu anak-anak kami, bahan bakar kami… tapi mereka terus saja ngotot menghukum kami, mencekik kami seenak mereka, lalu member kami sedikit bernafas seenak mereka, dengan ukuran seenak mereka pula. Sama sekali, setelah hari ini takkan kami biarkan lagi mereka berbuat seenaknya saja… dengan izin Allah.

Sesungguhnya ini adalah jihad atau mati syahid…

Brigade Izzuddin Al Qassam - Palestina

(rl/Irsyad Syafar/Nandang Burhanudin/alqassam.ps)

Menlu Israel sebut Hamas Pegang Kendali, 1750 sentra Ekonomi Zionis Tutup

Admins     13.30  No comments
Menteri Luar Ngeri (Menlu) penjajah Israel, Avegdor Libermen mengkritik kebijakan yang diambil pemerintahannya (Israel) saat ini yang menurutnya justru banyak dikendalikan Hamas.

Pernyataan ini disampaikan Libermen di akun Facebooknya, di mana ia terus menyerukan agar tetap menundukan Hamas dan mengalahkannya dengan operasi militer. DI sisi lain, ia menolak komunikasi maupun berunding dengan Hamas.

Tutup

Sementara itu, sumber media Israel dikutip PIC menyebutkan, akibat serangan Hamas, pemerintah Israel telah menutup ratusan sentra ekonomi di sejumlah pemukiman Yahudi di wilayah Palestina jajahan 48.

Pihak Israel juga mengkhawatirkan menjadi sasaran serangan faksi-faksi perlawanan di Gaza, yang bisa mengakibatkan kerugian besar.

Situs Israel BTB menyatakan, sekitar 1750 sentra ekonomi Zionis di sepanjang perbatasan Gaza ditutup penuh sejak awal agresi Israel awal bulan Juli.

Disebutkan bahwa para pemilik sentra bisnis tersebut khawatir pihak pemerintah tidak menanggung kerugian mereka akibat penutupan sentra bisnis selama sebulan lebih.

Data yang dilansir BTB menyebutkan, di kawasan sejauh 40 km dari Gaza terdapat sekitar 25 ribu sentra ekonomi, atau 4,8 % dari keseluruhan denyut nadi ekonomi zionis, termasuk 32 % bergerak di bidang perdagangan dan 44 % layanan public, di samping 24 % di sektor industri.

Khalid Misy’al: Tak Bisa ditawar, Kami ingin Merdeka dari penjajah Israel

Admins     22.30  No comments
HAMPIR sebulan lebih serangan penjajah Zionis-Israel atas Gaza yang dimulai semenak tanggal 8 Juli 2014, telah mengorbankan setidaknya 2016 warga yang gugur (455 adalah anak-anak) dan lebih 10 ribu warga terluka, tidak termasuk rusaknya rumah, bangunan dan fasilitas publik.

Meski pasukan pertahanan penjajah Israel (IDF) telah mengerahkan tenaga dalam “Operasi Protective Edge” namun hasilnya hanya sia-sia.

Militer Israel hari Ahad (3/8/2014) menegaskan 64 tentara mereka telah tewas dan 400 lainnya terluka (namun al-Qassam mengatakan telah menewaskan 110 tentara penjajah) sejak awal operasi.

Meski kondisi Gaza hancur total, namun Ketua Biro Politik Hamas, Khalid Misy’al mengatakan pertempuran Gaza justru akan mempercepat dan mendekatkan kemerdekaan Palestina dalam mewujudkan tujuan mereka untuk membebaskan diri dari penjajahan.

Inilah pernyataan resmi tokoh pejuang Palestina ini semenjak berlangsungnya serangan atas Gaza. Dalam wawancaranya dengan kantor berita Frans Press Senin (11/08/2014) yang dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) Khalid Misy’al Misyal menyinggung sejumlah hal terutama terkait agresi ‘Israel’ ke Jalur Gaza.

dan perundingan soal gencatan senjata di Kairo, ketegaran kelompok perlawanan Palestina, situasi di Tepi Barat, Hamas dan hubungannya dengan Negara-negara Arab.

Misyal menegaskan, Hamas siap bersama kekuatan perlawanan Palestina lainnya untuk tetap tegar dalam pertempuran di lapangan dan politik.

Kami bangsa yang ingin kemerdekaan dan terbebas dari penjajah ‘Israel’ sehingga hak-hak itu tidak bisa ditawar-tawar. Kami tidak akan terima tawar menawar dan pemerasan,” ujarnya.

“Kita memiliki waktu lama dan kemampuan tinggi untuk bertahan dan melawan yang sudah disiapkan dan dipersiapkan dengan baik. Kami tidak akan terpatahkan bersama rakyat kami. Dan selama sebulan di Jalur Gaza membuktikan apa yang kami katakan itu,” tegas Misyal. Inilah kutipan wawancaanya.

Jika jadi disepakati gencatan senjata jangka panjang, mampukah Hamas menjamin pihak lainnya yang berada di Gaza komitmen dengan kesepakatan itu?

Pasti dengan izin Allah sikap Palestina satu, baik di lapangan atau di politik. Di lapangan dalam bentuk perlawanan dan dan politik dengan satu sikap dalam berunding menuntut hak bangsa Palestina.

Palestina sudah sepakat membentuk satu tim yang pergi ke Kairo untuk ikut dalam perundingan gencatan senjata sebagai puncak dari pertempuran di lapangan untuk menuntut hak Palestina terutama membuka blockade Gaza secara penuh dan memenuhi tuntutan Palestina termasuk membebaskan tawanan.

Soal masa gencatan senjata dan perundingan yang bisa dilakukan Hamas?
Tujuan pertama gencatan senjata, mewujudkan tuntutan Palestina dan gencatan salah satu sarana dan taktik baik untuk memberikan situasi sesuai untuk membebaskan perundingan atau memudahkan masuknya bahan bantuan dari semua semua pihak ke Jalur Gaza.

Akibat pembantaian dan blockade, Jalur Gaza mengalami penderitaan berat. Kami konsisten mencapai tujuan ini. Tindakan apapun dalam memperlambat dan menunda-nunda yang dilakukan ‘Israel’, maka Hamas siap bersama faksi perlawanan Palestina lainnya untuk tetap tegar dalam pertempuran militer atau politik untuk tetap komitmen satu sikap.

Semua pihak di Jalur Gaza juga siap dengan segala kemungkinan karena tujuan yang kami inginkan adalah merespon semua tuntutan Palestina dan agar Jalur Gaza hidup tanpa blockade, ini tidak bisa ditawar dan tidak mungkin kami mundur dari sikap ini.

Hamas meminta bandara udara dibuka dan jalur laut. Sementara ‘Israel’ dann dunia akan meminta sejumlah syarat dan jamainan. Apakah Anda siap dengan jaminan itu tidak boleh digunakan untuk kepentingan militer?
Pertama, tuntutan itu tidak wajar. Itu semua adalah hak bangsa Palestina agar tidak hidup dalam blockade dan tanpa ada aksi pelaparan dan pengekangan dan tanpa larangan perjalanan.

Gaza adalah bagian dari tanah Palestina yang tidak terpisah. Mereka berhak memiliki bandara, memiliki perlintasan terbuka dan diberikan izin untuk satu juta warga Palestina di Jalur Gaza untuk berobat, belajar dan studi, bekerja sebagaimana bangsa dunia lainnya dan itu adalah hak Palestina, bukan hanya di Jalur Gaza tapi di Tepi Barat.

Kami bangsa yang ingin kemerdekaan dan terbebas dari penjajah ‘Israel’ sehingga hak-hak itu tidak bisa ditawar-tawar. Kami tidak akan terima tawar menawar dan pemerasan.

Saya yakin bahwa hasil paling penting perang permusuhan Zionis ke Gaza adalah pembebasan blockade yang saat ini menjadi agenda kawasan dan itu masalah waktu.

Netenyahu hari ini mengalami krisis dalam negeri yang berusaha saat ini mewujudkan di medan perundingan dan politik yang gagal diwujudkan di medan militer. Namun Palestina tetap tegar di medan politik setelah tegar dalam medan militer.

Jika ada kesepakatan dalam antara Palestina dan ‘Israel’ apakah kalian siap mengakuinya?
Sekarang pembahasannya soal Gaza dan menghentikan pemusuhannya dan soal pembebasan blockade dari sana serta tuntutan lain. Soal lainnya adalah pembebasan rakyat Palestina dari penjajahan dan pemukiman Yahudi dan mengembalikan hak-haknya.

Pertempuran Gaza yang agung akan meringkas, mempercepat, mendekatkan bahwa Palestina dalam mewujudkan tujuan mereka untuk membebaskan diri dari penjajahan dan hak menentukan nasib serta dalam mendirikan Negara Palestina merdeka di lapangan. Jika itu tercapai, tetap kami tidak akan mengakui penjajahan Zionis sebab penjajahan itu illegal.

Jika Otoritas Palestina menerima kewenangan di perlintasan Jalur Gaza, apakah kalian sepakat?
Pembebasan ini bukan antara dua pihak. Hari ini, setelah disepakati rekonsiliasi Palestina sejak beberapa bulan, kami membentuk pemerintah persatuan nasional di Tepi Barat dan Jalur Gaza, kini dihadapkan pada rezim politik Palestina yang satu dan kami berjalan di atas jalan rekonsiliasi satu langkah satu langkah.

Setelah berhentinya agresi ‘Israel’, kita bicara soal pengaturan perlintasan dan perbatasan dimana kami semua dilibatkan.

Ada sejumlah pertanyaan kenapa tidak ada unjuk rasa besar membela Gaza?
Tepi Barat sejak awal agresi ke Gaza menggelar unjuk rasa dan terus bergelombang. Mereka murka dan meluap melawan ‘Israel’.*

Israel Kembali Serang Gaza dan Angkat Kaki dari Perundingan di Mesir

Admins     15.00  No comments
Pesawat tempur Israel kembali menyerang Jalur Gaza pada Selasa sore waktu setempat (19/8/2014) setelah pemerintah penjajah zionis menuduh gerakan perlawanan Palestina telah menembakkan tiga roket ke wilayah Israel.

Saksi mata menyebutkan serangan udara Israel menyasar area pertanian di timur perkampungan badui, sebelah utara Gaza, sebagaimana juga menyerang desa Zaitun di sebelah timur kota Gaza dan kawasan pengungsian Al-Maghazi di tengah Gaza.

Menyusul serangan udaranya ke Gaza, Israel memerintahkan delegasinya untuk mundur dari perundingan gencatan senjata dengan Palestina yang sedang berlangsung di Mesir.

Sejumlah media Israel, di antaranya saluran TV 2, memberitakan bahwa PM Netanyahu dan Menhan Moshe Ya’lon telah secara resmi memerintahkan delegasi Israel kembali ke Israel dan menuduh gerakan perlawanan Palestina melanggar perjanjian gencatan senjata.

Atas tuduhan tersebut, Hamas menuding Netanyahu mengada-ada dan hanya mencari alasan serta tipu daya untuk kembali berupaya melumpuhkan kekuatan gerakan perlawanan Palestina. Hamas menekankan bahwa pejuang Palestina tidak akan tinggal diam dan Israel akan kembali menuai kerugian akibat langkah tersebut.

Sementara itu, jubir Kemkes Palestina, Asyraf Al-Qudrah, menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan adanya warga Gaza yang menjadi korban syahid atau terluka akibat agresi Israel tersebut kembali. (dakwatuna)

Hamas: Penodaan Masjid Al-Aqsha Kampanye Murahan Netanyahu

Admins     17.00  No comments
Gerakan perlawanan Islam Hamas menganggap penodaan yang dilakukan Netanyahu di pelataran Al-Buraq merupakan aksi provokasi dan kampanye murahan yang diusung Netanyahu untuk memenangkan pemilu Israel.

Pada saat yang sama, Hamas mengingatkan para pemimpin Israel atas konsekuensi yang akan mereka terima jika terus melakukan aksinya di Masjid Al-Aqsha. Pernyataan ini diungkapkan sumber pejabat Hamas, menyusul penodaan yang dilakukan perdana menteri Benyamin Netanyahu di areal Al-Buraq, bersama puluhan kelompok radikal Israel.

Hamas menegaskan, aksi mereka yang terus menerus di Al-Aqsha merupakan strategi gagal, tidak akan berhasil dalam menerapkan realitas baru di Masjid Al-Aqsha.

Sementara itu, kampanye Israel dengan terus menggempur Al-Aqsha berupaya menghilangkan semua bangunan Islam di Al-Quds. Kondisi ini tentu menuntut gerakan nyata dan mempunyai efek dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina di Al_Quds serta kaum muslimin sekitarnya. (infopalestina)

Israel Melanggar Kesepakatan Gencatan Senjata, Hamas Membalas

Admins     08.16  No comments
Beberapa menit sebelum berakhir masa gencatan senjata 3 hari, Senin-Rabu (11-13/8/2014), ketua delegasi Palestina, Azam Ahmad, mengumumkan telah dicapainya kesepakatan memperpanjang gencatan 5 hari berikutnya. Perpanjangan itu dibuat untuk menyelesaikan perundingan yang memang sangat alot.

Biro Politik Hamas: Perundingan Gencatan Senjata Sulit Capai Kesepakatan

Admins     20.30  No comments
Gaza - Anggota biro politik Hamas, Musa Abu Marzuq mengatakan, perundingan gencatan senjata antara pihak Palestina dengan Israel yang tengah berlangsung di Kairo sangat sulit, fase pertama berjalan tanpa hasil, dan saat ini tengah melangsungkan fase kedua dan terakhir.

“Cukuplah arogansi penjajah ‘Israel’ sampai di sini!

Admins     14.30  No comments
Fayez Abu Shamalah

“Cukuplah arogansi penjajah ‘Israel’ sampai di sini. Cukup kejahatan penjajah Zionis atas manusia Palestina dan tanah airnya”. Itulah teriakan warga Gaza yang memutuskan untuk memasuki perang melawan Zionis dengan tegas dan kuat, tanpa ragu. Tekad mereka bagaikan baja dan siap membayar berapapun untuk kebebasan sebab mereka sudah kenyang dan paham benar dari pengalaman bahwa bangsa manapun dalam sejarah, tidak ada penjajah yang memberikan sapu tangan untuk mengusap air matanya dan bahwa penjajah tidak akan memberikan konsesi secara cuma-cuma kepada rakyat yang dijajahnya.

Syaikh Qardhawi, “Kalau saja aku mempunyai kemampuan pergi ke Palestina untuk berjuang di sana, pasti aku sudah berangkat.”

Admins     10.00  No comments
Ketua persatuan ulama Muslim sedunia (IUMS), Syaikh Yusuf Al-Qardhawi, yang sekarang tinggal di Qatar ini membantah sebuah media massa di Mesir yang memberitakan bahwa beliau tidak mewajibkan berjihad di Palestina.

Seperti diberitakan Today’s Opinion, Sabtu (9/8/2014), Syaikh Qardhawi meminta orang yang meragukan sikapnya agar membaca kembali biografi dan buku-bukunya, mendengarkan lagi ceramah dan khutbahnya, mengilas balik berita-beritanya. Setelah itu, pasti akan bisa menyimpulkan bahwa berita yang beredar di Mesir adalah sebuah kebohongan.

Perusahaan Pengamanan G4S Terlibat Kejahatan Kemanusiaan?

Admins     12.30  No comments
Sejumlah asosiasi (termasuk Asosiasi Solidaritas Palestina-Maroko, Kelompok Kerja Nasional untuk Mendukung Palestina, Liga Maroko untuk Pembelaan HAM, Asosiasi HAM Maroko) pernah menuntut perusahaan G4S berhenti beroperasi di Maroko. Organisasi-organisasi menyatakan akan berupaya mencegah pihak-pihak tertentu dan mitra perusahaan G4S yang telah terlibat dalam berbagai kejahatan pelanggaran HAM ‘israel’ untuk melakukan kegiatan apa pun di Maroko. Demikian dikutip Sahabatalaqsha.com dari Occupied Palestina.

Mereka menyeru berbagai lembaga Maroko, perusahaan dan kontraktor yang bermitra dengan G4S untuk memutuskan semua kerja samanya.

29 Hari Agresi Israel, 4500 Bayi Terlahir di Gaza

Admins     21.30  No comments
Depertemen Kesehatan Palestina mengabarkan bahwa semenjak agresi Israel yang telah berlangsung selama 29 hari ini, di Gaza Palestina telah lahir 4.500 bayi sebagaimana dilansir islammemo, Kamis (7/8/2014)

Kantor berita AFP mengutip dari Wakil Menteri Kesehatan, Dr. Youssef Abu Rish yang mengatakan bahwa, sejak awal agresi Zionis tercatat 4.500 kelahiran di Jalur Gaza.

Recent Post

Proudly Powered by Blogger.