Keberadaan Rini M Soemarno sebagai
Kepala Staf Kantor Transisi Jokowi-JK, akan menjadi ancaman bagi
kekuatan solidaritas politik dan integritas moral Presiden terpilih
Jokowi, karena Rini bukanlah figur yang mampu mengkonsolidasikan dan
merepresentasikan politik bersih yang menjadi harapan rakyat.
Menurut Pengurus DPP Partai NasDem
Despen Ompusunggu, penunjukan Rini Soemarno memimpin aktivitas Kantor
Transisi, justru menjadi beban dan melemahkan Jokowi secara moral
politik.
Menurutnya, mantan istri Didik
Soewandi ini punya beban politik masa lalu, terkait dugaan keterlibatan
Rini dalam kasus korupsi penerbitan SKL (Surat Keterangan Lunas) Bantuan
Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang merugikan negara triliunan
rupiah.
