Jokowi Mulai Galau Pendukung dan Relawan Pecah

Admins     15.00  No comments
Eksistensi Koalisi Merah Putih (KMP) pendukung Prabowo-Hatta yang semakin solid diyakini tidak membuat Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) galau. Justu Jokowi khawatir kalau terjadi perpecahan di barisan koalisi partai pendukungnya, termasuk para relawan.

"Kegalauan Jokowo bukan karena solidnya KMP tapi terjadinya perpecahan baik di partai pendukungnya dan tentunya relawan," kata pengamat politik dari Lembaga Iilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syarif Hidayat, Kamis (4/9) seperti dilansir RMOL.

Menurut dia, sejak awal Jokowi sudah mengetahui kekuatan KMP dan mengetahui apa yang akan mereka lakukan. Nah, yang menjadi masalah saat ini dan membuat Jokowi galau justru adalah muculnya bibit perpecahan partai pendukung dan relawan-relawannya.

Koalisi ramping, menurut Syarif, tentunya sangat ideal kalau tidak pecah, karena tujuan koalisi ramping ini sendiri adalah menghindari banyaknya konflik kepentingan. Namun belakangan bibit perpecahan mulai terasa sehingga memaksa Jokowi untuk berusaha menarik beberapa anggota KMP ke barisannya.

Jokowi, kata dia lagi, bisa saja khawatir partai pendukungnya tidak komit dengan janji awal untuk berkoalisi tanpa syarat.

"Tentunya Jokowi khawatir sudah dukungannya kalah besar, bibit perpecahan di koalisi pendukungnya mulai muncul. Ini yang membuatnya pusing, sudah kecil dukungan, pecah pula," katanya.

Ketika akan bergabung dengan koalisi, ujar Syarif, tidak ada kontrak politik dalam artian tidak ada bagi-bagi kursi. Namun dia mencurigai, setelah menang partai minta kursi, begitu juga dengan relawan. Disitulah bisa saja terjadi kontestasi antara relawan dan partai.

"Jadi persoalan utamanya bukan kwantitas dukungan, tapi kualitas dukungan itu sendiri," tambah Syarif.

Surat Terbuka Untuk Jokowi dari Pelanggan Warung Bu Yati

Admins     11.30  No comments
Pak Jokowi yang saya hormati. Semoga Allah selalu menyertai dimana pun anda kini.

Dengan segala kerendahan hati. Dan tidak bermaksud menambah beban pada masa transisi. Apalagi bermaksud untuk menyakiti. Saya ingin sedikit berbagi dan menyampaikan beberapa keresahan hati. Keresahan hati dari pengunjung rumah makan yang tak pernah sepi dari pembeli. Rumah makan yang paling disukai kalangan muda-mudi berseragam merah, biru, abu-abu dengan atasan putih berdasi. Rumah makan yang juga dicintai sebagian kalangan pegawai negeri. Dan rumah makan yang menjadi idola orang-orang seperti kami. Para pendamping petani yang hanya mendapatkan 10 bulan gaji.

Pak Jokowi presiden kami yang terpilih,

Di warung nasi yang tak pernah sepi ini. Kami masih bisa menikmati makan siang dengan harga murah sekali. 6rb rupiah satu porsi. Jika dibandingkan di Surakarta atau Yogyakarta, ataupun di kota lainnya, satu porsi 6rb rupiah, mungkin masih bisa ditemui. Tapi. Tatkala harga sembako disini sudah naik berkali-kali, dikala harga barang sudah jauh meninggalkan penghasilan kami dan enggan kembali. Di tambah posisi daerah yang jauh di perbatasan negeri, harga demikian (6rb satu porsi) merupakan harga yang pas dengan kantong kami saat ini. Harga realistis bagi pelajar, anak seorang petani. Maka dari itu, rumah makan ini sangat digandrungi. Kami sangat bersyukur sekali. Masih ada penjual nasi yang memperhatikan keberadaan kami. Orang-orang yang berpenghasilan cenderung ke kiri (belum mapan). Thanks bu yati.

Pak jokowi yg kami cintai. 6rb satu porsi itu, terdiri dari nasi putih, sambal tempe,telur mata sapi + mie. Kami tak perduli di makanan ini apakah ada asupan gizi? Tak terfikirkan lagi harus berapa energi yang dihasilkan dari asupan makanan yang tersaji, agar dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari. (I don't think about that). Bagi kami yang terpenting adalah makhluk di perut tidak bereaksi. Yang penting makhluk di perut tidak demonstrasi. Itulah standarisasi pola makan orang-orang kiri seperti kami.

Pak jokowi yang saya kagumi. Berawal dari sini, saya tak henti-henti termenung sendiri. Mulai siang hari tadi sampai keesokannya lagi. Saya berasumsi. Dulu sebelum pak SBY menaikkan harga bbm sebanyak empat kali. Warung nasi 6rb satu porsi menjamur di sana-sini. Tak perlu repot mencari. Kondisi seperti ini sangat kami nikmati.

Kini, satu-satunya warung nasi yang melayani 6rb satu porsi di daerah kami, ya cuma ini. Yang saya ceritakan dalam tulisan ini. Kondisi warungnya pun sudah tak kondusif lagi. Mungkin karena jiwa sosial dan rasa ingin melayani bu yati begitu tinggi, sehingga untung-rugi tak diperhatikannya lagi. Kondisi bangunan yang seharusnya diperbesar/diperlebar pun luput dari perhatian. Kalau sudah jam makan siang hari, pasti harus ngantri.

Hati nurani saya bertanya begini. Apakah di kepemimpinan pak jokowi nanti, nasi 6rb satu porsi bu yati, masih bisa kami nikmati? Apakah di kepemimpinan pak jokowi nanti, warung nasi yang melayani pembeli 6rb satu porsi masih bisa kami temui? Saya berdoa semoga Tuhan penguasa langit dan bumi memberi kekuatan agar pak jokowi dapat merealisasikan semua janji-janji.

Pak, Kami mendengar di tv. Bahwa harga bbm akan dinaikkan lagi. Dengan alasan negara tak mampu lagi mensubsidi. Kata pengamat ekonomi, dan para politisi, subsidi bbm hanya dinikmati orang-orang kaya di negeri yang kita cintai ini. Namun, sebagian para pengamat ekonomi dan para politisi yang lain menolak rencana kebijakan ini. Katanya masih ada solusi. Efek kenaikan bbm dalam negeri akan mengakibatkan inflasi. Harga barang akan melambung tinggi. Jumlah rakyat miskin akan semakin bertambah kembali. Kalau diteruskan terkena ke orang-orang kiri seperti kami.

Terus terang pak jokowi, sebagai orang yang tak mengerti, saya tak ingin mencampuri hal seperti ini. Bukan kapasitas saya mendiskusikan hal ini. Saya percayakan saja ke pak jokowi bersama anggota DPR RI terpilih yang akan membahasnya nanti. Namun besar harapan kami, agar kiranya semua kebijakan pak jokowi, tak akan mempengaruhi rumah makan yang tinggal satu-satunya di tempat kami. Karena disitulah tempat berkumpulnya orang-orang 'golongan kiri' tuk memperbaharui energi.

#salam2jari

Sambas-Kalbar, 4 September 2014

(Abdul Aziz)

Perlu 20 Tahun Untuk Membangun Kembali Gaza

Admins     10.30  No comments
Karena perang yang berkepanjangan dan rudal Israel yang membombardir, Kota Gaza hancur luluhlantak. Menurut Ruth Allan dari Norwegian Refugee Council mengatakan dibutuhkan dua puluh tahun untuk membangun kembali Kota Gaza yang sudah luluhlantak. Israel telah menyetujui kesepakatan yang dimediasi oleh Mesir di Kairo. Israel akan menghentikan serangannya ke Gaza.

"Pada dasarnya memang sulit untuk melakukan pembangunan karena hampir semua jalan hancur, akan sulit untuk membawa peralatan pembangunan," kata Ruth (4/8) seperti yang dilansir dari Russia Today dan ROL.

Ruth mengatakan setidaknya ada 17 ribu rumah yang hancur. Ada 5 ribu bangunan yang tidak renovasi. Selain itu juga dibutuhkan 75 ribu rumah tambahan karena pertambahan penduduk secara alamiah. Total keseluruhan dibutuh 100 ribu bangunan baru. Ruth menegaskan 100 ribu bangunan ini tidak termasuk sekolah dan rumah sakit yang tentu juga dibutuhkan.

"Membawa bahan bangunan ke Gaza sangat sulit karena blokade Israel yang mencegah pergerakan material dan orang-orang masuk dan keluar dari Jalur Gaza. kami telah menghitung bahwa diperlukan 7,5 truk kerikil yang jelas digunakan untuk membuat beton untuk membangun satu rumah," kata Ruth.

Blokade yang dilakukan Israel akan menghambat pembangunan di Gaza. Ruth telah menghitung jika blokade yang dilakukan Israel terus menurus maka dibutuhkan 20 tahun untuk membangun Gaza menjadi semula.

Theodorus II: "Kami Kudeta Mursi, Karena Mursi Menghalangi Sex Bebas"

Admins     09.30  No comments
Dalam wawancara yang disiarkan sebuah TV di Mesir, Theodorus II pemimpin Kristen Koptik tertinggi di Mesir menegaskan, "Kami meminta militer melengserkan Mursi, karena ia menjadi penghalang kampanye seks bebas dan mengumbar aurat." Dalam wawancara sesaat setelah Mursi dikudeta, Theodorus menegaskan, "Syariat Islam menjadi penghalang kemajuan Mesir."

Kini di Mesir, koran-koran yang dimiliki penguasa Kristen sangat berani mengumbar foto-foto wanita telanjang plus. Bahkan lomba tari semi telanjang akan diadakan mirip dengan American Idol dengan audisi dan siaran Live dukungan melalui SMS. Panitia acara menari semi telanjang bahkan menegaskan, "Kami tidak peduli dengan pandangan Al-Azhar tentang acara kami."

Di sisi lain, pemimpin Salafy -mungkin juga HT- mulai tersadarkan atas kekeliruan membantu junta kudeta di Mesir. Terutama setalah para pemimpin Salafy, bagaimanapun terkenal dan jamaahnya banyak, tidak lagi mendapat tempat di masjid-masjid sebelum mendapatkan izin dari Kementerian Wakaf (Kemenagnya Mesir).

Namun, kalangan Islamis di Mesir tidak patah arang. Selain tekanan dengan gerakan dan aksi-aksi rutin ke jalan, mereka kini justru memperkuat markaz-markaz tahfizh Al-Qur'an dan kursus-kursus kajian keislaman yang berizin Al-Azhar. Walau tak segemerlap di era Mursi, nampak masjid-masjid selalu penuh. Benar yang dikatakan Umar bin Khattab, "La ya'riful Islam man lam ya'rif al-jaahiliyyah" (tidak akan mengenal kesempurnaan Islam, jika tidak mengenal jahiliyah).

Rakyat Mesir baru sadar pentingnya peran Mursi dan Ikhwanul Muslimin, setelah mengalami nasib di era kudeta As-Sisi. Generasi muda yang lahir di masa Mubarak, tentu menjalani kehidupan yang berbeda dengan generasi tua yang hidup di era Sadat atau Nasser. Bagi kaum muda Mesir, penghujung akhir era Mubarak masih jauh lebih manusiawi dibanding era saat ini. Sedang era Mursi dianggap era keemasan. Satu-satunya presiden yang rela dicaci maki 24 jam. Bahkan Mursi menjadi tumpahan kekesalan hingga saat ban meletus. Namun di era kudeta, semua tiarap termasuk yang dahulu menyebut Mursi, Mubarak berjanggut atau Penguasa Muslim tapi jauh dari Islam.

(Nandang Burhanudin)

BPJS Kesehatan Buka Lowongan Pegawai 2014

Admins     08.46  No comments
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) yang mulai beroperasi sejak awal tahun membuka lowongan bagi pegawai reguler. Lowongan di BPJS Kesehatan dibuka untuk hingga 7 September 2014 pukul 23.59 WIB.

Dikutip Liputan6.com dari situs resmi BPJS Kesehatan, Kamis (4/9/2014), lembaga jaminan kesehatan nasional tersebut menawarkan tujuh posisi bagi para pelamar.

Ketujuh posisi yang ditawarkan yaitu, staf fungsi pemasaran (PM), staf di fungsi Kepesertaan (KP), staf di fungsi Manajemen Pelayanan Kesehatan (MPK), staf di fungsi TI (TI), staf di fungsi Keuangan (KEU), staf di fungsi Umum (UM) dan Sekretaris (SEKR).

Pendaftaran dibuka bagi para pelamar dengan gelar S1 dan D3. Bagi para lulusan perguruan tinggi swasta, minimal harus terakreditasi B bagi Dokter Umum/Gigi.

Persyaratan batas usia maksimal lulusan D3 yaitu 25 tahun per 31 Desember 2014. Dengan batas waktu yang sama, usia maksimal lulusan S1 adalah 27 tahun dan 32 tahun untuk Dokter Umum/Gigi.
BPJS Kesehatan hanya memilih pelamar untuk lulusan S1/D3 yang belum menikah. Sementara status bagi Dokter Umum/Gigi, diperbolehkan belum atau sudah menikah.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga mematok syarat IPK minimal bagi lulusan S1/D3, 2,75 dari universitas negeri dan 3 untuk swasta. Beda lagi dengan standar IPK minimal bagi pelamar Dokter Umum/Gigi yaitu 2,5 (negeri) dan 2,75 (swasta).

Secara umum, BPJS Kesehatan pekerja yang mampu mengoperasikan komputer. Sementara dari kemampuan linguistik, BPJS Kesehatan membutuhkan pelamar yang dapat berbahasa Inggis baik aktif maupun pasif.

Para pelamar yang mendaftar ke BPJS Kesehatan juga harus bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia, menjalani Ikatan Dinas selama dua tahun terhitung sejak diangkat menjadi calon pegawai.
Terakhir, BPJS Kesehatan juga menuntut kesediaan para pelamar untuk tidak menikah satu tahun terhitung sejak diangkat menjadi calon pegawai

Untuk detailnya, silahkan masuk ke link berikut: Lowongan kerja di BPJS

*Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba!

Jokowi dan tim ekonominya salah membaca postur RAPBN 2015, subsidi BBM harus dipertahankan

Admins     07.30  No comments
Sikap Presiden terpilih Joko Widodo dan tim ekonominya yang mendorong kenaikan harga BBM dinilai sangat politis. Disinyalir, desakan itu bukan didasarkan pada fakta sebenarnya.

“Jokowi dan tim ekonominya salah membaca dalam menilai postur RAPBN 2015,” ujar anggota Komisi VI DPR RI Abdurrahman Abdullah, Rabu (03/09/2014) di Jakarta.

Jokowi sendiri pernah mengatakan bahwa subsidi BBM sebesar Rp 363,53 triliun terlalu membebani rancangan anggaran pendapatan dan belanja (RAPBN) untuk tahun 2015.

Padahal, jumlah sebesar itu bukan untuk subsidi BBM saja melainkan subsidi energi yang terdiri dari subsidi BBM, BBN (Bahan Bakar Nabati), LPG tabung 3 kg, dan LGV sebesar Rp291,11 triliun dan subsidi listrik mencapai sebesar Rp72,42 triliun.

“Kalau ditotalkan antara subsidi energi dan subsidi listrik barulah mencapai Rp 363,53 triliun, bukan semuanya untuk subsidi BBM, jadi salah ituu,” lanjut Abdurrahman.

Menurutnya, subsidi BBM pada RAPBN 2015 hanya mengalami peningkatan sebesar 18 persen dari subsidi BBM pada APBNP 2014 (sebesar Rp 246,5 triliun).

Sementara subsidi listrik turun drastis pada tahun 2015 sebesar 43 persen dari tahun 2014 (Rp 103,8 triliun).

Penurunan subsidi listrik yang drastis, yaitu sebesar Rp 31,4 triliun karena listrik sudah mengalami peningkatan tarif dasar listri (TDL) sehingga jumlah subsidi listrik mengalami penurunan dan tidak terlalu membebani keuangan negara.

Sesungguhnya, dari penurunan subsidi listrik ini bisa digunakan untuk subsidi BBM dan negara hanya menambah subsidi BBM sebesar Rp 13 triliun saja.

“Ini bisa diambil dari kenaikan pendapatan negara. Dengannya, subsidi BBM untuk satu tahun ke depan masih bisa stabil dan alibi terlalu membebani keuangan negara tidak berdasarkan fakta,” urainya.

Menurutnya, alasan di ataslah yang mungkin menjadi pertimbangan tim ekonomi Presiden SBY untuk memutuskan tidak menaikkan harga BBM selain dari alasan masih terbebaninya rakyat akibat kebaikan TDL dan LPG.

“Putusan Pak SBY berdasar fakta keuangan yang valid, bukan pada faktor politis,” sindirnya.@salsa

BAHAYA KEMISKINAN | Oleh @ErieSudewoID

Admins     05.00  No comments
Betapa #BahayaKemiskinan, mari kita bahas seiring terbit sang matahari di ujung timur. Semoga jadi pengingat buat yang sudah makmur.

1. “Kemiskinan itu ibarat rumput kering”. Tamsil ini tampaknya sederhana. Saat dikupas, pesan sebenarnya menggetarkan | #BahayaKemiskinan

2. Tanpa dibakar pun, rumput kering bisa terbakar sendiri. Sengatan mentari, gesekan antar rumput karena angin, sudah cukup jadi penyulut

3. Panas mentari dan gesekan akibat angin, itu fenomena alam. Kita bisa coba memahami tanpa pretensi apa-apa | #BahayaKemiskinan

4. Tapi realitas kemiskinan punya logika dan hukum sendiri. Bulu kuduk bisa berdiri. Tak terbayang di kehidupan normal #BahayaKemiskinan

5. Di keluarga normal, bayi menangis jadi hiburan. Anggota keluarga sibuk cari perhatiannya. Susu pun segera disiapkan #BahayaKemiskinan

6. Sedang kemiskinan itu irama kesulitan yang terus mengiris-iris hati nurani, mengerat moral sehat, memanas-manasi nafsu setiap detik

7. Kemiskinan jadi perampas paling telak ketenangan/kebahagiaan. Di keluarga miskin, tiada hari tanpa kesulitan hidup | #BahayaKemiskinan

8. Bapak yang pulang kelelahan, belum tentu bawa uang. Ibu yang jadi tukang cuci, pun cari utangan untuk sekadar makan seadanya

9. Suasana sering tegang dan panas. Senda gurau datang, mungkin cuma sisipan sesaat. Ratap kemiskinan kembali melumat kehidupan keluarga

10. Saat bayi menangis menjadi-jadi karena tak ada susu, begitu suhu yang sudah panas makin membara di keluarga miskin | #BahayaKemiskinan

11. Lalu ketika kakaknya pun datang minta uang jajan Rp 1.000, maka perut lapar dan lumatan kemiskinan bisa hilangkan nalar sehat orang tua

12. Maka kerap kita dengar, bayi dijual, anak balita disiksa ortu. Bahkan ada yang setelah diminumi obat serangga, ibu pun bunuh diri

13. Inilah ibarat rumput kering. Hanya karena tangisan bayi dan rengek uang jajan, terjadi tragedi memilukan di keluarga #BahayaKemiskinan

14. Inilah bahaya kemiskinan. Yg bila dikupas, rambahannya bisa meruyak dan membongkar sisi apapun, siapapun dan dimanapun kita hidup

15. Bahaya kemiskinan, katakanlah yang terkecil, seperti dijabarkan di atas, disulut oleh hal-hal yang tak terbayang di keluarga normal

16. Apakah tangis bayi, susu dan rengek uang jajan, itu soal sepele? Bagi yg tak pernah miskin, itu sepele. Bagi si miskin, itu soal besuaar

17. Bandingkan: Anda bukan hanya punya kerja, tapi juga tatap karir. Si miskin tak tahu apa itu karir. Maka apapun mereka kerjakan

18. Yg punya uang seolah hidup itu nikmati makan. Mereka makan untuk hidup. Maka apapun, dimanapun dan siapapun (naudzu billah) mereka makan

19. Saat anda baru kerja, isteri masih manja dan malu-malu bertanya: “Sekarang mau makan apa, Mas?” #BahayaKemiskinan #CharacterBuilding

20. Saat anda jadi naik jadi manajer, pertanyaan isteri pun naik kelas: “Sekarang makan dimana, Kang?” #BahayaKemiskinan #CharacterBuilding

21. Ketika anda jadi Boss, isteri pun paham untuk jadi Boss, ternyata ada yg butuh korban. Maka tanyanya: “Sekarang makan siapa, Bang?”

22. Posisi memang tak cuma tentukan statement. Ternyata makan pun tergantung jabatan, kecerdasan dan kekayaan | #BahayaKemiskinan

23. Sedang orang miskin, tak kenal posisi. Apapun dimakan. Dimanapun jika bisa makan. Akhirnya saat tiada lagi yg dimakan, siapapun dimakan

24. Hanya karena rebutan recehan seribu perak, anak-anak jalanan bisa tikam teman baiknya. Siapapun dimakan, bukan! #BahayaKemiskinan

25. Kemiskinan itu jahat. Dia bisa buat dendam dan cemburu. Dimanapun si miskin tak suka pada yang hidupnya nyaman dan berkecukupan

26. Seolah tanpa sebab, tiba-tiba orang miskin bisa kalap. Begitu anda keluarkan Iphone 5S, segera saja otaknya berputar untuk sikaaat

27. Saat mobil mewah tak sengaja menyenggol, ujung-ujungnya bukan hanya pengemudi yang digebuki. Mobil pun bisa lumat terbakar

28. Di sisi lain, kemiskinan juga membuat inferior. Si miskin terus terbisiki bahwa dia tak punya apa-apa, tak cerdas, hingga tak dihargai

29. Maka problem anak yatim yang miskin amat kompleks. Bukan hanya lapar. Dia butuh figure bapak, coaching dan mentoring untuk melangkah

30. Dulu dan mungkin masih ada sekarang, madrasah yang menyuruh anak yatim keliling minta sedekahan | #BahayaKemiskinan #CharacterBuilding

31. Dari strategi, ini direct marketing. Donatur bisa dialog langsung. Tak ada sekat. Bantuan pun langsung diterima | #BahayaKemiskinan

32. Tapi di saat itu, terjadi penghancuran mental anak yatim jadi makin inferior. Dia amat hormat dan tak berani macam-macam pada donatur

33. Saat anak yatim ini diminta menghafal Al Quran dan jadi ustadz, pertanyaannya: “Apakah berani mereka betulkan kekeliruan donatur/masy?”

34. Begitu bahaya kemiskinan terus intai relung kehidupan. Bagaimana mertamorfosanya, kita kupas dlm kultwit bbrp hari ke depan. Nantikan!

*dari kultwit @ErieSudewoID (edisi Kamis, 4/9/2014)

Recent Post

Proudly Powered by Blogger.